Sunday, February 28, 2010

ruang dan waktu

hari-hari begitu indah meski berbatas antar ruang dan waktu.
rindu yang dalam telah membawa kita menjadi letih dan sepi.
saat-saat seperti itu, mata hati tak mampu membendung air mata dan kita biarkan ia berderai, mengalir dan menggenang.
ruang dan waktu yang membatas tak mengikis gunungan cintaku, tak mengering lautan rinduku tak tumbang pohonan harapanku.
detik-detik menjadi penting untuk selalu mengenangmu meski sedemikian keras duri-duri hidup yang menimpa batinku.
tak satupun pedoman yang dapat kupegang untuk menuntun segala cintaku kecuali sumpah dan janji bahwa cinta kita sekokoh pulau tempat kita dilahirkan. dan seperti yang selalu kita harapkan, kitapun bertemu dalam ruang dan waktu yang telah menjadi milik kita berdua. dan segenap cinta yang bersemayam dan segenap rindu yang bergelora, kita kobarkan sepanjang waktu, penuh dan menggenang.



- Posted using BlogPress from my iPhone

Friday, February 26, 2010

celebration

video

Madonna - celebration

hm.... I love her. she made my heart sing!

Wednesday, February 24, 2010

hey you!

watching you walk out of my life hasn't made me bitter or cynical about love, but rather, it has shown me that if I wanted so badly to be with the wrong guy. how beautiful it will be when the right one comes along.




- Posted using BlogPress from my iPhone

Tuesday, February 23, 2010

apa yang bisa didapat dari ini?

18jam menuju osce compre aku masih berada di pinggiran jalan kaliurang. memamah makananku dengan lahap. sampai kulihat seorang pria datang dengan rambut merah keunguan.

"nggak banget" pikirku.

tak berapa lama dia duduk disebelah mejaku. dan seorang anak peminta minta datang. berhubung sedang tidak mood, boro-boro memberi kepikiran memberi pun tidak. jahat sih... tapi mau bagaimana lagi. aku terlalu sibuk dengan pikiranku tentang ujian besok dan tentang aku yang belum velajar apa-apa...aku ini sampah....

kembali ke anak tadi... dia melewatiku tanpa bertanya tanya lagi. tanpa babibu seperti anak-anak peminta lainnya. kemudian anak ini menghampiri pria berambut merah tadi. pria ini memang tidak memberi uang. tapi dia mengajak anak ini makan bersama! dia bahkan menyuruh anak itu membawa temannya.

jelas aku terperangah. aku jelas menganggap orang itu aneh, karena rambutnya. ditambah tampangnya yang tidak meyakinkan. tetapi apa buktinya? dia bahkan jelas lebih baik dari aku.

berapa banyak orang seperti ini di dunia?

aku jadi ingat bagaimana pandanganku terhadap anak-anak ini. betapa dulu aku begitu mengkasihani mereka. ingin berbuat lebih untuk mereka. tetapi pada akhirnya kehidupan membawaku menjadi orang yang berbeda. yang hanya memandang rendah mereka. yang menilai bahwa mereka memang menyedihkan dan perlu dikasihani. tetapi aku tidak berbuat apa-apa untuk membantu mereka. naif sekali rasanya.


- Posted using BlogPress from my iPhone

Sunday, February 21, 2010

better that we break

hard not to love someone but it was better because he already has a girlfriend.


- Posted using BlogPress from my iPhone
There was an error in this gadget